Aktivitas: Kegiatan Belajar: Kompetensi yang Dikembangkan: Mengamati: Melihat, mendengar, meraba, membau menggali informasi tambahan yang dapat dilakukan secara berulang- ulang sampai peserta didik memperoleh informasi atau data yang dibutuhkan. Hasil kegiatan ini adalah serangkaian data atau informasi yang relevan dengan pertanyaan menyampaikantujuan pembelajaran dan kegiatan pembelajaran yang akan dilakukan serta materi pokok yang akan dipelajari hari ini yaitu keanekaragaman suku, rumat adat dan pakaian adat yang ada di Indonesia. b) Kegiatan Inti (50 menit) Pada awal kegiatan ini, guru meminta para peserta didik untuk duduk kembali secara berkelompok. Darihasil ini diperoleh kesimpulan bahwa jumlah pengamatan yang seharusnya dilaksanakan adalah sebesar 32 siklus pengamatan, padahal pengamatan yang telah dilakukan hanya sebesar 4 kali saja. Agar hasil yang diperoleh bisa sesuai dengan tingkat ketelitian dan keyakinan yang dikehendaki, maka sudah selayaknya harus dilakukan penambahan jumlah Kegiatanatau kesibukan yang dilakukan seseorang dalam belajar akan mempengaruhi hasil belajarnya. Siswa yang belajar dengan cara menulis, mengerjakan soal-soal, membuat rangkuman hasilnya akan lebih baik dari pada siswa yang belajarnya hanya membaca saja. Aktivitas dapat dilakukan siswa selama disekolah dan dirumah. Aktivitas di sekolah berupa Kegiataninti ini dilakukan secara sitematis. pada kurikulum 2013 menggunakan pendekatan saintifik. Penutup; Penutup merupakan kegiatan yang dilakukan untuk mengakhiri aktivitas pembelajaran yang dapat dilakukan dalam bentuk rangkuman atau kesimpulan, penilaian dan refleksi, umpan balik, dan tindak lanjut. Hasilkegiatan ini bisa berdampak langsung terhadap keberlangsungan perusahaan. Oleh karena itu diperlukan langkah-langkah strategi pemasaran untuk dapat memberikan bisnis Anda hasil yang terbaik. Setiap aktivitas pemasaran memiliki dasar dari riset solid dengan tujuan spesifik, kemudian diimplementasikan serta dievaluasi dengan cermat pada Beberapacontoh kegiatan peserta didik dalam penilaian proyek adalah : Penilaian kinerja dilakukan dengan mengamati saat peserta didik melakukan aktivitas atau menciptakan hasil karya yang sesuai dengan tujuan pembelajaran. 9 jam pelajaran bentuk soal : Menilai siswa (peserta didik) secara tepat, valid, dan reliable. Yangdiperoleh melalui hasil wawancara terhadap guru dan observasi pada anak kelompok B di TK IT Az-Zahira Kota Meulaboh Aceh Barat. Pemerolehan catatan diperoleh melalui kegiatan yang dilakukan anak, serta pemerolehan data-data melalui kepada sekolah serta sumber rujukan yang berkaitan dengan penelitian yang berlangsung. 10Aktivitas Menarik yang Bisa Dilakukan di Monas. 22/06/2018, 09:00 WIB. Bagikan: Komentar . Berikut 10 kegiatan wisata di Monas yang bisa Anda lakukan sembari merayakan HUT DKI Jakarta. Kapolda Jateng: Tunggu Hasil Otopsi . ASEAN Para Games 2022: Kesempatan yang Sama untuk Sehat dan Berprestasi. Kegiatando yang dimaksud di sini adalah aktivitas guru model (dalam hal ini diperankan oleh salah seorang mahasiswa praktikan) dalam melaksanakan pembelajaran sesuai dengan perencanaan yang telah dilakukan, serta aktivitas anggota kelompok yang lain dalam mengamati pelaksanaan pembelajaran dengan fokus perhatian kepada perilaku belajar siswa IhQSRiE. Ilustrasi petani yang menyiram tanaman untuk meningkatkan produksi. Foto peningkatan produksi secara intensif dan ekstensif dalam bidang pertanian salah satunya adalah pengairan. Peningkatan produksi berarti memperluas suatu kegiatan produksi dengan maksud untuk meningkatkan produk baik secara kualitatif maupun secara peningkatan produksi secara kualitatif, yaitu aktivitas yang dilakukan untuk meningkatkan jenis mutu dan produk yang dijual. Sedangkan peningkatan produksi secara kuantitatif, yaitu aktivitas dalam meningkatkan jumlah Peningkatan Produksi secara Intensif dan EkstensifPeningkatan produksi dapat dilakukan dengan dua cara, yaitu ekstensifikasi dan intensifikasi. Berikut penjelasannya dikutip dari buku Ekonomi dan Akuntansi Membina Kompetensi Ekonomi karangan Eeng Contoh Peningkatan Produksi secara IntensifPeningkatan produksi dengan cara intensififikasi merupakan kegiatan perluasan produktivitas dari faktor produksi yang ada pada tiap unit produksi. Contoh peningkatan produksi secara intensif pada bidang pertanian, misalnya, pemupukan yang tercukupi, pengairan yang lebih intensif, penyiraman yang tepat, pemangkasan dahan, penyuluhan pada petani, pemilihan bibit unggul yang tepat, dan pemberantasan contoh peningkatan produksi secara intensif pada bidang industri, yaitu dengan pembagian kerja atau spesialisasi dalam bekerja. Selain itu, peningkatan kemampuan dan keahlian kerja, perbaikan manajemen, penggantian mesin lama dengan mesin yang lebih canggih, dan kerja sama antarperusahaan laman resmi intensifikasi pertanian banyak dilakukan di Pulau Jawa dan Bali yang mempunyai lahan pertanian sempit. Awalnya intensifikasi pertanian ditempuh dengan program pancausaha tani, yang meliputi kegiatan sebagai tanah yang baikPengairan atau irigasi yang teraturPemberantasan hama dan penyakit tanamanb. Contoh Peningkatan Produksi Secara EkstensifikasiPeningkatan produksi secara ekstensif adalah kegiatan perluasan produksi untuk meningkatkan mutu kualitas dan jumlah kuantitas yang dilakukan dengan cara menambah unit produksi peningkatan produksi secara ekstensif pada bidang pertanian, yaitu menambah area, tenaga kerja, dan bibit tanaman. Selanjutnya, memperluas lahan pertanian baru, misalnya, membuka hutan dan semak belukar di daerah sekitar rawa-rawa dan daerah pertanian yang belum dimanfaatkan, hingga membuka persawahan pasang rapat yang membahasa topik peningkatan produksi secara intensif dan ekstensif. Foto Lalu pada bidang bidang industri, yaitu dengan menambah gedung dan mesin produksi. Contoh peningkatan produksi secara ekstensif pada bidang jasa angkutan, misalnya, dengan menambah pertanian banyak dilakukan di daerah jarang penduduk seperti di luar Pulau Jawa. Khususnya di daerah tujuan transmigrasi, seperti Sumatra, Kalimantan, dan Irian Dilakukan Peningkatan ProduksiMenurut buku Ekonomi dan Akuntansi Membina Kompetensi Ekonomi karangan Eeng Ahman, berikut alasan dilakukannya peningkatan produksi secara intensif dan manusia akan terus berkembang secara kuantitatif maupun kualitatif. Hal itu terjadi karena pertambahan jumlah penduduk dari waktu ke waktu dan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi, seni, serta peradaban barang mulai rusak, usang, atau musnah dengan demikian perlu diganti atau ditambah dengan barang yang dari manusia itu sendiri untuk selalu meningkatkan kemakmuran atau kesejahteraan dalam hidup.